Mau Sukses? Jangan Suka Pamer!

Mau Sukses?? Jangan Suka Pamer!

Soal : Apa derajat hadits

(استعينوا على قضاء حوائجكم بالكتمان)
"Berusahalah untuk menyelesaikan segala urusan dengan sembunyi-sembunyi"?

Jawab : Hadits ini tidak sahih, tapi tidak diragukan bahwasanya menyelesaikan suatu urusan adakalanya lebih baik bagi seseorang untuk memperlihatkannya dihadapan manusia untuk dapat diteladani / dicontoh dan adakalanya yang terbaik adalah  menyembunyikan. lebih-lebih dizaman sekarang yang banyak para pendengki dan orang yang berbuat zhalim kepada sesama, bisa jadi jika engkau menampakkan urusanmu niscaya ia akan menyakitimu. bagaimanapun seseorang hendakla melihat pada kemaslahatan yang ada, Segala puji hanya milik Allah Tuhan semesa Alam.
(Syeikh Al-'Utsaimin)
( لقاء الباب المفتوح [135] ) للشيخ : ( محمد بن صالح العثيمين )
رد مع اقتباس

Hadits yang semakna seperti diatas diriwayatkan dari banyak jalan, semua riwayat tersebut tidak sahih, tapi Syekh Al-albani mensahih kan salah satu riwayat nya yang dari jalur Abi Hurairah yang berbunyi :

(( استعينوا على إنجاح الحوائج بالكتمان فإن كل ذي نعمة محسود ))

"Berusahalah untuk mensukseskan segala urusan dengan (melakukannya) secara sembunyi-sembunyi, karena setiap orang yang mendapat nikmat mesti ada orang yang mendengki" (Diriwayatkan oleh As-sahmy dalam "tarikh Jurjan" dari Abu Hurairah)

kebanyakan Ahli Hadits mendhoifkan hadits ini kecuali Al-albani, beliau menshahihkannya karena berasumsi bahwa "Sahl bin Abdurrahma Aljurjani" yang ada pada sanad Hadits  adalah "Sahl bin Abdurrahman yang dikenal dengan As-sindi bin 'Abdawih Ar-razi".  Sedangkan ulama lain mengatakan bahwa  perawi "Sahl bin Abdurrahma Aljurjani" adalah perawi yang "majhul ain" (perawi yang tidak dikenal) karena tidak terdapat dalam kitab-kitab biografi dan bahwasanya dia bukanlah  As-sindi bin 'Abdawih Ar-razi seperti yang dikatakan Syeik Al-Albani, karena dalam kitab-kitab biografi tidak disebutkan diatara guru  As-sindi bin 'Abdawih Ar-razi adalah Muhammad bin Muthraf yang mana "Sahl bin Abdurrahma Aljurjani" meriwayatkan darinya.

Wal-hasil Hadits tersebut diatas tidak shahih sebagaimana pendapat Jumhur Ulama Ahli Hadits walaupun maknanya benar sebagaimana yang dikatakan Al-utsaimin diatas : bahwa menyembunyikan suatu urusan/keperluan/bisnis tertentu lebih aman dari riya dan dari para pendengki yang bisa saja mencelakakan, memamerkan suatu urusan sedikit atau banyak akan berpengaruh pada kesuksesan suatu urusan tentunya dengan izin Allah. adapun orang yang aman dari semua itu semisal ia merupakan orang yang dijadikan teladan/tokoh hendaknya ia menampakkan pekerjaannya sewaktu-waktu jika ia melihat kemashlahatan didalamnya agar dicontoh oleh manusia.  Wallah'alam

By
(Ahli Hadits kesiangan)

Related Posts:

0 Response to "Mau Sukses? Jangan Suka Pamer!"

Posting Komentar